Apa Itu Resume? Cara Membuat Resume yang Menarik untuk Meningkatkan Peluang Karir

Resume merupakan salah satu dokumen yang penting dalam mencari pekerjaan. Apa itu resume? Resume bisa diartikan sebagai daftar riwayat hidup yang memuat informasi tentang pengalaman kerja, pendidikan, keahlian, dan prestasi seseorang. Dokumen ini menjadi penting bagi perusahaan dalam proses seleksi karyawan.

Menulis resume memang harus dilakukan dengan hati-hati, karena resume bisa menjadi kunci untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Ada beberapa tips dalam menulis resume, seperti mencantumkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar, menyoroti keahlian yang dimiliki, serta memberikan informasi pendidikan dan prestasi terkait.

Bagi kamu yang sedang mencari pekerjaan atau ingin memperoleh pekerjaan baru, mempelajari apa itu resume dan cara membuatnya dengan baik dan benar adalah penting. Sebuah resume yang memikat akan membuat perusahaan tertarik untuk mengundangmu ke tahap selanjutnya dalam proses seleksi karyawan. Jangan sia-siakan kesempatanmu untuk melamar pekerjaan yang kamu idamkan, dan mulai tulis resume yang menarik hati perusahaan sekarang juga!

Definisi dan Tujuan Resume

Resume atau riwayat hidup adalah dokumen yang berisi tentang informasi pribadi, pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan seseorang. Dokumen ini biasanya digunakan sebagai alat untuk melamar pekerjaan dan sebagai referensi bagi pihak perusahaan atau recruiters dalam memilih kandidat terbaik.

Resume bertujuan untuk memberikan gambaran singkat tentang background seseorang, pengalaman kerja, prestasi, serta keterampilan-keterampilan yang dimiliki. Dengan resume yang baik, pelamar dapat menarik perhatian perusahaan dan recruiters serta meningkatkan kesempatan untuk dipanggil dalam tahap seleksi lanjutan.

Jenis-jenis Resume

Sebelum memulai membuat resume, penting untuk mengetahui jenis-jenis resume yang umum digunakan. Setiap jenis resume memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilih jenis yang sesuai dengan pengalaman dan kualifikasi Anda. Berikut adalah beberapa jenis resume yang populer:

  • Chronological resume – Resume ini mengikuti format kronologis, yang berarti menggambarkan pengalaman kerja Anda dari yang terbaru hingga yang paling lama. Resume jenis ini cocok untuk mereka yang memiliki pengalaman kerja yang terkait dan karier yang konsisten.
  • Functional resume – Resume jenis ini menyoroti keterampilan dan prestasi Anda, dan tidak mengikuti urutan kronologis. Resume jenis ini lebih cocok untuk mereka yang mengalami perubahan karier atau ada jeda dalam pekerjaan mereka.
  • Combination resume – Resume jenis ini merupakan kombinasi dari resume kronologis dan fungsional. Resume jenis ini menonjolkan pengalaman kerja dan keterampilan Anda secara bersamaan.

Resume Kronologis

Resume kronologis adalah jenis resume paling umum yang digunakan. Resume kronologis mengikuti format yang berurutan dari yang paling baru hingga yang paling lama. Jenis resume ini sangat cocok untuk mereka yang memiliki pengalaman kerja yang terus berlanjut dan berkembang.

Resume kronologis umumnya mencakup:

Bagian Keterangan
Profil atau Ringkasan Menampilkan gambaran umum tentang kualifikasi dan pengalaman kerja Anda.
Pengalaman Kerja Menunjukkan urutan kronologis pengalaman kerja Anda, dimulai dari yang terbaru hingga yang terlama.
Pendidikan Menampilkan pendidikan yang Anda telah selesaikan.
Keterampilan Menampilkan keterampilan atau sertifikasi yang Anda miliki yang terkait dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Jangan lupa untuk menjelaskan pencapaian terbaik dan tanggung jawab Anda dalam setiap posisi kerja, serta menyoroti keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Dalam resume kronologis, penting untuk menunjukkan kemajuan karier Anda dengan jelas.

Element-elemen dari Resume yang Efektif

Sebuah resume yang efektif harus mencakup beberapa element penting. Berikut tiga elemen utama yang harus ada di dalam resume:

  • Kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis: Dalam dunia kerja, kemampuan untuk mengatasi masalah dan berpikir secara kritis adalah sangat penting. Jadi, pastikan bahwa Anda menyertakan pengalaman anda dalam memecahkan masalah pada resume anda.
  • Kemampuan komunikasi: Kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik adalah salah satu keterampilan paling penting di tempat kerja. Pastikan untuk menyertakan pengalaman anda dalam presentasi, diskusi tim, dan kemampuan menulis yang baik.
  • Pengalaman kerja: Pastikan untuk mencantumkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Terdapat beberapa format yang digunakan dalam menuliskan pengalaman kerja, dimana format kronologis adalah format umum yang digunakan. Di dalam format kronologis, catatkan pengalaman kerja sekilas dan jelaskan secara singkat tugas dan tanggung jawab Anda selama menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

Konten yang Harus Dicantumkan di dalam Resume

Di dalam resume anda harus mencantumkan informasi yang penting dan relevan. Beberapa konten penting yang harus ada di dalam resume Anda meliputi:

  • Ringkasan profesional atau Profil diri: Ini akan memberikan gambaran tentang siapa Anda dan apa yang Anda tawarkan kepada perusahaan.
  • Keterampilan: Cantumkan keterampilan yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.
  • Pendidikan: Catat riwayat pendidikan Anda dalam urutan kronologis terbalik,┬áintinya, urutan dari pendidikan terakhir ke yang pertama.
  • Pengalaman kerja: Cantumkan pengalaman kerja Anda dalam urutan kronologis terbalik,┬áintinya, urutan dari pekerjaan terakhir ke yang pertama. Sertakan tugas dan tanggung jawab Anda selama bekerja di perusahaan tersebut.
  • Prestasi: Ceritakan prestasi Anda secara singkat. Prestasi ini dapat mencakup kinerja, penghargaan, dan pengakuan dari atasan Anda selama bekerja. Pastikan bahwa setiap prestasi yang dicantumkan mempunyai relevansi dengan posisi yang Anda lamar.

Contoh Format Resume yang Menggunakan Tabel

Berikut adalah contoh penggunaan tabel dalam resume, yang dapat membantu Anda membuat resume yang mudah dibaca dan menarik perhatian:

Pendidikan Pengalaman Kerja
Universitas Indonesia Manajer Proyek – PT ABC
S1 Teknik Informatika 2018 – Sekarang
S2 Teknik Informatika 2016 – 2018
SMK Negeri 2 Jakarta Software Engineer – PT XYZ
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak 2015 – 2016

Gunakan tabel untuk mengorganisir informasi Anda dengan jelas dan mudah dibaca, terutama jika Anda memiliki riwayat pendidikan atau pengalaman kerja yang cukup panjang. Dengan menggunakan tabel, Anda akan membantu pembaca resume Anda untuk lebih mudah memahami profil Anda serta pengalaman Anda.

Format CV

Sebelum kita membahas tentang format CV, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu CV. CV (curriculum vitae) adalah dokumen yang berisi ringkasan kualifikasi, riwayat hidup, pengalaman kerja, dan keahlian seseorang. CV merupakan dokumen yang sangat penting dalam melamar pekerjaan, karena CV adalah salah satu faktor penentu apakah kita akan dipanggil untuk interview atau tidak.

Ada beberapa jenis format CV yang umum digunakan, di antaranya:

  • Chronological format: Format ini menampilkan pengalaman kerja seseorang dari yang terbaru hingga yang terlama. Jenis format ini cocok bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja yang terstruktur dengan baik.
  • Functional format: Format ini menyoroti keahlian seseorang berdasarkan kategori-kategori tertentu. Jenis format ini cocok bagi mereka yang ingin menunjukkan keterampilan tertentu yang bisa diterapkan dalam pekerjaan yang diincar.
  • Combination format: Seperti namanya, format ini adalah gabungan dari chronological dan functional format. Jenis format ini cocok bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja yang beragam.
  • Targeted format: Format ini disesuaikan dengan posisi yang diincar. Jenis format ini cocok bagi mereka yang ingin menonjolkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang diinginkan.

Berdasar pada jenis format di atas, kamu bisa menentukan format CV yang terbaik untukmu sesuai dengan pengalaman kerja dan keahlian yang dimiliki.

Resume Sections and What to Include

Resume atau daftar riwayat hidup merupakan dokumen yang sangat penting bagi seseorang yang sedang mencari pekerjaan. Dokumen ini akan menjadi representasi diri kita kepada pihak perusahaan dan menjadi salah satu faktor penentu apakah kita dipanggil untuk tahap interview atau tidak. Ada beberapa bagian penting yang harus ada dalam resume dan konten-kontennya harus disusun dengan benar. Berikut adalah beberapa bagian penting dalam resume dan apa yang harus diikutsertakan di dalamnya.

Bagian-Bagian dari Resume

  • Heading
  • Profil Ringkas
  • Pendidikan
  • Pengalaman Kerja
  • Keterampilan
  • Kegiatan dan Organisasi
  • Referensi (jika diperlukan)

Apa yang Harus Dimasukkan dalam Setiap Bagian?

1. Heading

Bagian heading adalah halaman pertama dari resume kita. Bagian ini berisi informasi tentang nama lengkap kita, alamat email, nomor telepon, dan alamat rumah. Pastikan informasi ini terbaru dan aktif sehingga perusahaan dapat dengan mudah menghubungi kita apabila ingin mengadakan tahap interview.

2. Profil Ringkas

Bagian ini menjelaskan profil singkat dari diri kita. Tuliskan beberapa poin tentang diri kita, seperti pengalaman kerja, bidang yang diminati, dan keterampilan yang dimiliki. Singkatnya, bagian ini adalah deskripsi singkat tentang siapa kita sebagai kandidat pekerjaan.

3. Pendidikan

Bagian pendidikan adalah tempat kita menuliskan riwayat pendidikan kita. Mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi atau pendidikan lainnya. Tuliskan institusi pendidikan yang kita ikuti, jurusan yang kita ambil, dan tanggal kelulusan. Pastikan untuk menuliskan informasi yang accurate dan terbaru.

4. Pengalaman Kerja

Pada bagian ini kita menuliskan pengalaman kerja kita, baik magang ataupun pekerjaan sebelumnya. Tuliskan deskripsi singkat pekerjaan yang dilakukan, posisi yang dipegang, tanggung jawab yang diberikan dan hal-hal penting lainnya. Urutkan dari yang terbaru ke yang paling lama.

5. Keterampilan

Bahasa Keterampilan
Bahasa Indonesia Fluent
Bahasa Inggris Advanced
Microsoft Office Advanced
Interpersonal Skills Advanced

Bagian keterampilan adalah tempat untuk menunjukkan keterampilan yang kita miliki, seperti bahasa pemrograman, software yang dikuasai, keterampilan interpersonal, dan keterampilan teknis lainnya. Pastikan untuk mencantumkan keterampilan yang relevan untuk pekerjaan yang kita lamar. Keterampilan dapat dibuat dalam bentuk tabel atau menyusun daftar secara urut dari yang paling kuat hingga yang paling lemah.

6. Kegiatan dan Organisasi

Bagian ini menjelaskan kegiatan dan organisasi yang pernah kita ikuti, sebagai contoh organisasi sosial, program sukarela, atau kegiatan lain di luar pekerjaan tetap yang kita miliki. Dengan menunjukkan kegiatan dan organisasi, perusahaan dapat mengetahui karakter dan kegiatan di luar tempat kerja yang kita ikuti.

7. Referensi (jika diperlukan)

Pada bagian ini, kita menyertakan informasi kontak dari seseorang yang dapat memberikan referensi pada kita. Pastikan untuk meminta izin terlebih dahulu sebelum menginformasikan kontak pribadi dari orang tersebut.

Dalam membuat resume, pastikan untuk menjelaskan konten-konten tersebut dengan detail dan tepat sasaran. Atur konten-konten tersebut secara terstruktur dan mudah dipahami agar perusahaan dapat memahami profil kita dengan lebih baik. Dalam membuat resume, jangan lupa untuk selalu menyesuaikan konten dengan posisi pekerjaan yang kita lamar.

Tailoring Your Resume to Your Target Job

Menulis resume yang sempurna merupakan suatu seni, dan salah satunya adalah menyesuaikan dengan pekerjaan yang kita inginkan. Ketika Anda mencari pekerjaan, jelaskan mengapa Anda memenuhi syarat untuk posisi tersebut. Salah satu cara untuk memastikan bahwa resume Anda menunjukkan kemampuan Anda adalah dengan menyesuaikannya dengan persyaratan pekerjaan yang ingin Anda lamar.

  • Baca dan pahami persyaratan pekerjaan yang diinginkan. Anda harus meluangkan waktu untuk mempelajari tentang persyaratan pekerjaan dan keterampilan apa yang mereka butuhkan dari kandidat yang diinginkan.
  • Kaitkan pengalaman Anda dengan persyaratan pekerjaan. Ubah resume Anda agar sesuai dengan persyaratan pekerjaan tersebut. Pastikan untuk menyertakan detail pekerjaan dan pencapaian yang relevan dengan posisi yang ingin Anda lamar.
  • Gunakan kata kunci yang sesuai. Jangan takut memanfaatkan kata kunci untuk memperkuat resume Anda. Pilih kata-kata yang sesuai dengan posisi yang Anda inginkan.

Menyesuaikan resume Anda dengan pekerjaan yang Anda incar akan memperlihatkan pada perusahaan bahwa Anda telah berusaha untuk mengikuti aturan dan spesifikasi mereka. Ini akan meningkatkan kemungkinan untuk diterima untuk interview.

Anda dapat menggunakan tabel untuk membantu membandingkan persyaratan pekerjaan dengan pengalaman kerja Anda dan menunjukkan tempat di mana keterampilan Anda dapat bertepatan.

Persyaratan Pekerjaan Pengalaman Kerja Anda
Mahir dalam bahasa Inggris Sebagai penerjemah di perusahaan ABC selama 2 tahun
Berpengalaman dalam pemrograman Python Memiliki sertifikasi dalam bahasa pemrograman Python

Dengan menyesuaikan resume Anda dengan pekerjaan yang ingin Anda lamar, Anda akan menunjukkan pada perusahaan bahwa Anda memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di dalam organisasi mereka.

Keywords dan Buzzwords dalam Resume

Ketika membuat resume, sangat penting untuk menyertakan kata kunci atau buzzword yang sesuai dengan industri atau posisi yang Anda lamar. Kata kunci ini membantu mendapatkan perhatian perekrut serta memastikan bahwa resume Anda melewati filter ATS (Automatic Tracking System) yang digunakan oleh banyak perusahaan.

Berikut beberapa tips tentang cara mengidentifikasi dan menggunakan kata kunci dan buzzword dalam resume Anda:

  • Periksa kembali deskripsi pekerjaan – Baca deskripsi kerja dengan saksama dan cari tahu kata-kata kunci yang digunakan seperti “pengalaman dalam pengembangan aplikasi”, “keahlian dalam analisis data”, “kemampuan untuk bekerja dalam tim”, dan sebagainya. Pastikan kata kunci yang relevan tercantum dalam resume Anda.
  • Perhatikan tanggung jawab yang tercantum – Selain mencari kata-kata kunci dalam deskripsi posisi, perhatikan juga tanggung jawab yang tercantum. Cobalah untuk menggambarkan pengalaman kerja Anda dengan bahasa yang mirip atau yang menunjukkan bahwa Anda telah berhasil menangani tugas-tugas yang terkait.
  • Gunakan varians kata kunci – Jangan hanya mengulangi kata kunci dalam resume Anda. Cobalah untuk mempertimbangkan variasi kata kunci yang lebih spesifik seperti “pengalaman di bidang pengembangan web” atau “pemahaman mendalam tentang analisis data”.

Dalam penggunaan kata kunci dan buzzword, pastikan juga bahwa Anda membuat penggunaan yang tepat dari kata-kata tersebut dan tidak hanya menambahkan kata kunci untuk mengisi atau membuat resume terlihat lebih menonjol. Pastikan juga bahwa kata-kata tersebut ditempatkan secara strategis dalam resume Anda sehingga mudah ditemukan oleh perekrut.

Berikut adalah tabel yang menunjukkan beberapa kata kunci dan buzzword yang umum digunakan dalam berbagai industri:

Industri Kata Kunci Buzzword
Keuangan Keuangan, Audit, Laporan Keuangan Kemampuan Analisis, Manajemen Portofolio, Penyelesaian Masalah Keuangan
Teknologi Pemrograman, Pengembangan Aplikasi, Pengujian Kualitas Inovasi, Pengalaman dalam Development Lifecycle, Pemahaman Teknologi Terbaru
Kesehatan Keperawatan, Pengobatan, Manajemen Kesehatan Kemampuan Bersosialisasi, Pengalaman dalam Mengurus Pasien, Kemampuan Pengambilan Keputusan

Ingatlah bahwa penggunaan kata kunci dan buzzword dalam resume hanya satu faktor dari banyak faktor yang dipertimbangkan oleh perekrut. Pastikan juga bahwa resume Anda menampilkan kualifikasi Anda secara jelas dan efektif serta menunjukkan keunggulan Anda sebagai kandidat yang diinginkan.

Kesalahan Umum dalam Menulis Resume

Menulis resume yang efektif dapat menjadi kunci untuk meraih pekerjaan yang diimpikan. Namun terkadang, terdapat kesalahan-kesalahan umum dalam menulis resume yang bisa membuat calon karyawan gagal memasuki babak wawancara. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus dihindari dalam menulis resume:

  • Menjadi Terlalu Gagah atau Terlalu Santai
  • Tidak Fokus Pada Posisi yang Dilamar
  • Menyertakan Informasi Yang Tidak Perlu
  • Tidak Menjelaskan Pengalaman Kerja Dengan Jelas
  • Tidak Mengungkapkan Kemampuan atau Prestasi Dengan Detail
  • Mengabaikan Kesalahan Tata Bahasa atau Ejaan
  • Menggunakan Gaya Visual yang Berlebihan
  • Tidak Menyesuaikan Resume Dengan Lowongan Pekerjaan yang Dilamar

Menghindari Kesalahan dalam Menulis Resume

Untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, carilah contoh-contoh resume yang efektif dan perhatikan elemen-elemennya. Pastikan bahwa Anda menyertakan semua informasi penting, tetapi juga terhindar dari informasi yang tidak relevan. Anda juga perlu memastikan bahwa pengaturan format dan tata bahasa resume terlihat rapi dan terstruktur.

Ketika mempersiapkan resume, pertimbangkan bahwa setiap pekerjaan yang berbeda mungkin memiliki persyaratan yang berbeda. Oleh karena itu, jangan terlalu mengandalkan satu resume untuk semua aplikasi pekerjaan. Alih-alih, tulislah resume khusus untuk tiap pekerjaan dan perusahaan yang berbeda. Demikian, Anda bisa menyesuaikan resume dengan baik terhadap posisi dan perusahaan yang dilamar.

Penyesuaian Resume dengan Lowongan Pekerjaan

Penyesuaian resume dengan lowongan pekerjaan sangat penting untuk berhasil dalam proses seleksi. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan sedang mencari seseorang dengan kemampuan manajemen proyek, pastikan resume Anda mencantumkan pengalaman atau prestasi yang berhubungan dengan kemampuan tersebut.

Kesalahan dalam Menulis Resume Cara Menghindari Kesalahan
Menjadi Terlalu Gagah atau Terlalu Santai Menyesuaikan Gaya Bahasa dengan Jenis Pekerjaan dan Perusahaan
Tidak Fokus Pada Posisi yang Dilamar Mencantumkan Kemampuan dan Pengalaman Yang Terkait Dengan Pekerjaan yang Dilamar
Menyertakan Informasi Yang Tidak Perlu Memusatkan Resume Pada Skills dan Pengalaman Yang Paling Relevan
Tidak Menjelaskan Pengalaman Kerja Dengan Jelas Mengartikulasikan Pengalaman Kerja Dengan Rinci dan Jelas
Tidak Mengungkapkan Kemampuan atau Prestasi Dengan Detail Menggambarkan Kemampuan dan Prestasi Dengan Tepat dan Detail
Mengabaikan Kesalahan Tata Bahasa atau Ejaan Memperhatikan Tata Bahasa dan Ejaan dalam Resume
Menggunakan Gaya Visual yang Berlebihan Menjaga Resume Navigasi Sehingga Mudah Dibaca dan Difahami
Tidak Menyesuaikan Resume Dengan Lowongan Pekerjaan yang Dilamar Mengubah Resume Secara Personal Saat Melamar Pekerjaan

Dengan mengikuti saran-saran di atas, Anda dapat menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam menulis resume dan meningkatkan peluang Anda untuk meraih pekerjaan yang diimpikan.

Tips for Writing an Outstanding Resume

Saat mendapatkan kesempatan untuk melamar pekerjaan, membuat resume adalah hal yang tidak bisa dihindari. Resume adalah dokumen yang berisi daftar riwayat hidup dan pengalaman kerja seseorang yang ditujukan untuk memberikan informasi tentang keahlian, keterampilan, serta pengalaman kerja yang dimiliki. Hal ini sangat penting untuk memberikan gambaran seorang pelamar kepada perusahaan, apakah ia cocok untuk posisi yang dipasang atau tidak. Berikut adalah tips untuk menulis resume yang luar biasa:

  • Buat daftar pengalaman kerja secara terurut ke belakang
  • Highlight keterampilan dan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar
  • Jangan lupa cantumkan pencapaian terbaik yang pernah diraih

Secara umum, struktur resume yang baik terdiri dari:

Bagian Resume Konten
Informasi Kontak Nama, Alamat, Nomor Telepon, Email
Riwayat Pendidikan Gelar, Institusi, Tahun Lulus
Pengalaman Kerja Nama Perusahaan, Jabatan, Tanggal Mulai dan Akhir, Tanggung Jawab, dan Pencapaian
Keterampilan dan Keahlian Keterampilan dan Keahlian yang Dimiliki
Referensi Nama, Hubungan, Nomor Telepon, Email

Dalam menulis resume, pastikan untuk tidak menuliskan informasi yang tidak relevan atau detail yang terlalu banyak. Perusahaan biasanya hanya akan membaca resume selama beberapa detik, sehingga penting untuk menyajikan informasi yang mudah dibaca dan difokuskan pada posisi yang dilamar.

Resume Writing Services and Tools

Banyak orang yang merasa kesulitan saat membuat resume yang baik dan menarik. Apalagi jika Anda sedang mencari pekerjaan sambilan atau pekerjaan tetap dalam industri yang sebenarnya ingin Anda tekuni dalam waktu yang lama. Namun sekarang Anda tidak perlu stres lagi, karena di era digital seperti sekarang ini, ada cukup banyak layanan dan alat yang bisa membantu Anda untuk membuat resume yang terbaik.

  • Resume Writing Services
  • Jika Anda tidak ingin repot membuat resume sendiri, Anda bisa menggunakan jasa penulisan resume. Ada cukup banyak layanan penulisan resume online yang tersedia, termasuk layanan profesional yang didukung oleh penulis resume yang terlatih dan berpengalaman yang dapat membantu Anda membuat resume yang sempurna. Anda hanya perlu memberikan detail tentang pengalaman dan kualifikasi Anda, dan para penulis resume akan merangkai resume Anda secara profesional dan menarik.

  • Resume Builders
  • Jika Anda ingin membuat resume secara mandiri, sekarang ada banyak resume builder yang mudah digunakan dan gratis atau berbayar. Alat ini akan membantu Anda membuat resume hanya dalam hitungan menit menggunakan template terbaru. Anda hanya perlu memasukkan detail pribadi Anda, informasi pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan, dan resume builder akan menghasilkan resume untuk Anda. Beberapa resume builder bahkan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan format dan gaya resume Anda.

  • Resume Review Services
  • Jika Anda sudah memiliki resume yang selesai, Anda bisa menggunakan layanan peninjauan resume untuk memberi Anda feedback yang berguna tentang cara meningkatkan resume Anda. Ada banyak situs web yang menawarkan layanan peninjauan resume gratis atau berbayar. Beberapa situs web bahkan akan memberikan skor untuk resume Anda berdasarkan ukuran seperti gaya, tipografi, kata kunci, dan struktur.

Jadi, tidak perlu khawatir tentang membuat resume lagi. Dengan menggunakan layanan dan alat yang tersedia saat ini, Anda dapat membuat resume yang profesional dan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan di industri yang diinginkan.

Pertanyaan Umum tentang Apa Itu Resume

1. Apa itu resume?

Resume adalah dokumen yang memuat informasi tentang kualifikasi, pengalaman, dan keahlian seseorang dalam bidang tertentu untuk tujuan pencarian pekerjaan.

2. Apa isi dari resume?

Resume biasanya memuat informasi tentang data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keahlian atau keterampilan, serta prestasi yang pernah diraih.

3. Berapa halaman yang ideal untuk resume?

Idealnya, resume tidak lebih dari dua halaman, tergantung pada pengalaman kerja dan kualifikasi yang dimiliki.

4. Bagaimana cara membuat resume yang menarik?

Resume yang menarik adalah yang mudah dibaca dan sudah sesuai dengan posisi atau pekerjaan yang diminati. Pastikan menggunakan huruf yang jelas, singkat, dan padat.

5. Apakah perlu menyertakan foto dalam resume?

Tidak perlu, kecuali di permintaan khusus dari perusahaan atau instansi yang ingin merekrut Anda.

6. Apakah resume harus dilampirkan bersamaan dengan lamaran kerja?

Ya, resume biasanya harus dilampirkan bersamaan dengan lamaran kerja.

7. Apakah resume dapat diubah-ubah sesuai dengan posisi yang dilamar?

Ya, resume dapat disesuaikan dengan posisi yang dilamar agar lebih relevan dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan atau instansi.

Terima kasih Telah Membaca!

Semoga setelah membaca artikel ini, Anda lebih mengerti tentang apa itu resume dan bagaimana cara membuatnya. Jangan lupa untuk selalu update resume Anda sesuai dengan perkembangan karir dan pengalaman kerja. Terima kasih sudah membaca, dan jangan lupa untuk kembali lagi di kemudian hari untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya!