Berbagai Gejala Demam Berdarah Pada Anak dan Umum

Penyakit demam berdarah atau sering dikenal dengan penyakit DBD merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Gejala Demam Berdarah umumnya ditandai suhu tubuh yang tinggi, nyeri pada sendi, sakit kepala, otot, tulang, dan sakit pada area belakang mata.

Gejala Demam Berdarah sering kali disalah artikan dengan gejala penyakit lainnya. Sebab, beberapa gejala pada demam berdarah serupa dengan penyakit lain, seperti flu atau infeksi bakteri. Namun, apabila tidak segera mendapat penanganan segera, demam berdarah dapat berakibat fatal hingga kematian.

Berikut ini beberapa hal seputar gejala demam berdarah dan yang lainnya, yang harus diketahui dan tidak boleh diabaikan.

gejala demam berdarah

Baca juga: hal umum seputar Demam Berdarah

Penyebab Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan penyakit menular yang disebabkan virus dengue yang dibawa nyamuk. Virus Dengue menyerang melalui perantara nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus yang memiliki ciri-ciri nyamuk berwarna hitam dengan belang-belang putih di tubuhnya.

Kedua jenis nyamuk ini banyak dijumpai dan berkembang biak di wilayah iklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia dan negara-negara di Afrika.  Kedua nyamuk ini atau penyebar virus Dengue berkembang biak pada genangan air di sekitar pemukiman padat penduduk. Nyamuk pembawa virus Dengue ini biasanya menggigit pada waktu pagi dan sore hari.

Penyakit demam berdarah yang ringan biasanya ditandai dengan demam tinggi, ruam, nyeri otot dan sendi. Sedangkan Gejala Demam Berdarah yang parah dapat menyebabkan perdarahan, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba drastis dan dapat mengakibatkan kematian.

Baca juga: Ciri nyamuk demam berdarah

Gejala Demam Berdarah Secara Umum

Demam Berdarah dimulai dari empat hingga sepuluh hari setelah mendapat gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Gejalanya mudah dikenali baik secara fisik maupun bukan. Oleh sebab itu, pasien dan keluarga harus mengetahui perbedaan Gejala Demam Berdarah Gejala dengan penyakit lain sehingga tidak mengabaikan.

Berikut ini beberapa gejala umum demam berdarah, diantaranya :

  • Demam Tinggi Mendadak. Demam umumnya dapat terjadi pada banyak penyakit. Namun, demam terjadi secara mendadak. Hal ini membuat sebagian orang tidak mengetahui perbedaan demam biasa dengan demam yang disebabkan oleh penyakit demam berdarah.
  • Perbedaan antara Gejala Demam Berdarah dengan gejala demam biasa adalah demam berdarah dapat mengalami suhu tubuh tinggi mencapai 40 derajat celcius. Sedangkan, demam yang terjadi pada flu dan infeksi bakteri biasanya disertai dengan bersin atau batuk-batuk. Namun, demam berdarah tidak memiliki gejala demikian dan demam yang terjadi biasanya muncul selama dua hingga tujuh hari.
  • Nyeri Pada Otot. Setelah mengalami gejala demam, biasanya pasien akan merasa nyeri pada bagian otot maupun nyeri sendi. Gejala Demam Berdarah ini ditandai dengan tubuh menggigil dan berkeringat.
  • Sakit Kepala dan Sakit Pada Area Belakang Mata. Beberapa jam setelah merasakan demam, selanjutnya akan mengalami sakit kepala yang terjadi disekitar dahi. Selain merasa sakit kepala, akan disertai gejala sakit pada area belakang matang. Kedua tanda ini merupakan gejala umum yang sering terjadi pada penderita penyakit demam berdarah.
  • Mual dan Muntah. Pada sebagian orang yang menderita penyakit demam berdarah akan memiliki masalah pencernaan, seperti mual dan muntah. Selain mual dan muntah, pada bagian perut atau bagian punggung terasa kurang nyaman dan gejala-gejala ini biasanya terjadi selama dua hingga empat hari.
  • Kelelahan. Demam yang disertai nyeri otot, nyeri sendi, dan masalah pencernaan pada pasien demam berdarah akan menurunkan nafsu makan. Hal ini akan menyebabkan tubuh menjadi kelelahan, sebab kurangnya asupan makanan dan sistem imun tubuh melemah.

Gejala Demam Berdarah (2)

Simak: berbagai penyebab demam berdarah

Ciri dan Gejala Demam Berdarah Pada Anak

Anak-anak dan balita termasuk individu yang rentan terhadap penyakit demam berdarah bahkan Gejala demam berdarah dengue pada anak terkadang sangat berbeda. Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk. Virus Dengue dapat menyebabkan demam, sakit kepala, ruam, dan rasa nyeri pada seluruh tubuh.

Gejala demam berdarah dengue Pada Anak tidak selalu muncul. Pada beberapa anak tidak menampakkan gejala-gejala demam berdarah, beberapa anak juga memiliki gejala demam berdarah ringan yang tampak mulai dari empat hari hingga dua minggu setelah digigit nyamuk Aedes yang terinfeksi virus Dengue.

Lebih jelasnya, berikut ini gejala-gejala demam berdarah dengue pada anak yang tidak boleh diabaikan.

gejala penyakit demam berdarah pada anak

Simak: berbagai cara pencegahan demam berdarah

Ciri Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Tanda dan gejala umum demam berdarah pada anak, ditandai dengan demam tinggi secara mendadak, bahkan suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat celcius.

Gejala kedua ditandai dengan rasa sakit pada bagian belakang mata, nyeri pada sendi, otot, dan nyeri pada tulang.

Gejala ketiga ditandai dengan sebagian tubuh mengalami ruam-ruam, bahkan terjadi perdarahan ringan dari hidung maupun perdarahan gusi. Kulit tampak mudah memar, terkadang disertai batuk dan pilek, nafsu makan berkurang, mual dan muntah, serta gatal-gatal pada bagian telapak kaki.

Gejala demam berdarah dengue pada anak umumnya tergolong ringan terutama pada anak yang pertama kali terinfeksi virus Dengue. Anak yang mengalami demam berdarah dengue berat atau disebut Dengue Shock Syndrome akan memiliki gejala demam tinggi, dan gejala umum lainnya yang berlangsung selama dua hingga tujuh hari.

Akan tetapi saat demam turun, gejala lain dapat memburuk bahkan dapat menyebabkan perdarahan yang lebih parah, seperti masalah pencernaan mulai dari mual, muntah, sakit perut yang parah, dan masalah pernafasan seperti kesulitan bernafas.

Apabila tidak segera mendapat pertolongan, anak akan mengalami dehidrasi, perdarahan berat, dan tekanan darah menurun secara cepat. Syok yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan hal fatal yang berujung kematian.

Diagnosis Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Untuk membuktikan diagnosis DBD pada anak. Segera periksakan anak ke klinik atau rumah sakit, Dokter akan menganalisis dan mengevaluasi gejala-gejala yang ada pada anak. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan yang terjadi baru-baru ini.

Bahkan jika diperlukan, Dokter akan mengambil sampel darah anak untuk diuji di Laboratorium untuk memastikan apakah terserang penyakit demam berdarah dengue atau tidak.

Fase Sakit Demam Berdarah Pada Anak

Setelah anak terserang virus Dengue, anak akan melewati 3 fase,yaitu

  • Fase Demam, Gejala paling umum saat terserang demam berdarah dengue adalah demam tinggi. Oleh sebab itu, fase awal demam berdarah disebut fase demam. Pada fase ini, anak akan mengalami demam secara tiba-tiba hingga mencapai 40 derajat celcius selama dua hingga tujuh hari. Hal ini disertai dengan muka kemerahan, kulit memerah, nyeri pada seluruh tubuh, dan sakit kepala. Gejala lainnya dapat berupa nyeri dan infeksi tenggorokan, sakit di sekitar bola mata, anoreksia,mual dan muntah, sehingga dapat menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit.
  • Fase Kritis, setelah melewati fase demam, anak akan mengalami fase kritis. Fase inilah disebut fase pengecoh, sebab anak penderita demam berdarah dengue merasa sudah sembuh dan dapat melakukan aktivitas kembali. Fase ini ditandai dengan penurunan suhu tubuh ke suhu tubuh normal. Akan tetapi, jika fase ini diabaikan trombosit anak akan menurun secara drastis dan dapat menyebabkan perdarahan yang sering tidak disadari. Selama masa transisi dari fase demam ke fase kritis, akan memasuki risiko yang tinggi, seperti indikasi dini kebocoran pembuluh darah yang dapat dilihat dari anak penderita demam berdarah dengue mengalami muntah terus menerus, mimisan, pembesaran organ hati, maupun nyeri perut yang tidak tertahankan.
  • Fase Penyembuhan, saat anak penderita demam berdarah dengue berhasil melewati fase kritis, maka anak akan kembali merasakan demam. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, sebab kondisi ini merupakan fase penyembuhan, trombosit dengan perlahan akan mengalami kenaikan dan normal kembali. Penderita demam berdarah dengue akan mengalami pengembalian cairan tubuh dengan perlahan selama 48 hingga 72 jam setelahnya. Fase penyembuhan ini dapat ditandai dengan meningkatnya nafsu makan, penurunan gejala nyeri perut, dan fungsi diuretik yang berangsur membaik. Bahkan jumlah sel darah putih akan kembali dalam jumlah normal yang diikuti dengan pemulihan jumlah trombosit.

Gejala Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Baca: Minuman yang membantu atasi gejala DBD

Tingkatan Penyakit Demam Berdarah

Setelah mengikuti serangkaian tes darah, Dokter akan menganalisis hasil tes darah dan membagi tingkat parah penyakit demam berdarah. Tingkatan penyakit demam berdarah terdiri dari 3 tingkatan dengan beberapa kriteria.

  • Stadium Pertama, pada tingkatan ini terjadi infeksi virus dengan derajat perdarahan yang tampak hanya melalui indikator positif saat uji tourniquet yang merupakan alat untuk mengerutkan dan menekan yang berperan mengontrol aliran darah.
  • Stadium Lanjutan, pada tahap ini ditandai dengan perdarahan tiba-tiba, seperti bintik-bintik merah pada kulit dan mimisan. Setelahnya akan memasuki demam berdarah tingkat dua, penderita akan mengalami syok atau menarik diri ditandai dengan suhu tubuh dingin pada bagian tangan dan kaki, kesadaran menurun dengan tekanan nasi masih terukur.
  • Stadium Akut, istilah pada tingkatan ini disebut juga Dengue Shock Syndrome yang ditandai kesadaran menurun hingga mengalami koma. Tanda selanjutnya nadi sangat lemah bahkan hampir tidak dapat diraba dan tekanan nadi tidak dapat diukur.

Pertolongan Pertama dan Pengobatan

Sangat disarankan untuk melakukan perawatan sedini mungkin sebelum memasuki stadium pertama, yaitu dengan mengetahui dan melakukan pertolongan pertama. Hal yang harus dilakukan saat adalah banyak minum air putih guna mengembalikan cairan dalam tubuh.

Apabila terserang penyakit demam berdarah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera pergi ke Dokter jika tanda-tanda Gejala demam berdarah dengue terjadi. Untuk memperkuat diagnosa, Dokter akan mengarahkan pasien untuk melakukan tes darah. Dari sampel darah pasien, Dokter akan menemukan jenis penyakit yang dialami.

Terdapat beberapa kriteria jika seseorang terserang penyakit demam berdarah. Hal itu dapat diperkuat dengan kriteria terjadinya pengentalan darah atau hemokonsentrasi. Penyebabnya adalah terjadi perembesan plasma, dengan nilai Hct atau Hematokrit kisaran antara 20 persen dari saat kondisi normal. Trombosit dibawah 150 ribu per milimeter kubik, dimana angka normal kisaran 150 ribu hingga 450 ribu per milimeter kubik. Kondisi tersebut disebut dengan istilah trombositopenia.

Pada fase awal penyakit demam berdarah menyerang, terdapat sumber menyebutkan bahwa penyakit demam berdarah dapat disembuhkan dengan perawatan di rumah. Kondisi ini dimana masih belum memasuki tingkatan stadium pertama.

Di fase ringan dapat melakukan perawatan, seperti istirahat yang cukup dengan mengkonsumsi parasetamol dan acetaminophen sesuai dosis untuk meredakan demam dan rasa nyeri.

Selain itu, hindari aktivitas berat hingga dapat dipastikan kondisi tubuh sudah pulih. Konsumsi banyak air putih untuk mencegah dehidrasi akibat suhu tubuh tinggi dan mengalami muntah. Biasanya Dokter tidak menganjurkan pasien mengkonsumsi obat-obatan, seperti ibuprofen, naproxen, sodium, dan aspirin sebab dapat memicu perdarahan di dalam.

Baca: makanan yang mempercepat penyembuhan DBD

Pengobatan Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Gejala demam berdarah dengue pada anak dalam tahap ringan dapat melakukan pengobatan dengan cara memberikan air putih yang banyak guna mencegah dehidrasi dan pastikan anak mendapat waktu istirahat yang cukup. Untuk meredakan rasa nyeri dan demam tinggi dapat mengkonsumsi obat-obatan, seperti paracetamol atau acetaminophen.

Namun, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan aspirin atau ibuprofen untuk meredakan nyeri dan demam. Penggunaan obat tersebut dapat memicu perdarahan lebih parah pada anak.

Umumnya demam berdarah dengue pada anak akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu dan tidak menyebabkan gejala demam berdarah yang tersisa. Akan tetapi, jika gejala demam berdarah dengue yang dialami tahap berat atau lebih buruk dari hari pertama hingga hari kedua setelah demam reda, maka disarankan untuk meminta perawatan medis. Hal ini dapat mengindikasikan Dengue Shock Syndrome. Dokter akan memberikan cairan dan elektrolit secara intravena melalui infus guna menggantikan cairan yang hilang disebabkan muntah maupun diare.

Dalam demam berdarah dengue pada anak yang lebih berat, maka dapat melakukan transfusi darah guna menggantikan darah yang hilang. pada gejala baik yang ringan maupun yang berat, pastikan hindari pasien dari gigitan nyamuk. Sebab nyamuk yang menggigit pasien terinfeksi virus Dengue akan menggigit orang lain, sehingga dapat tertular virus Dengue.

Cara Pencegahan Demam Berdarah

Guna mencegah Demam Berdarah, maka harus budayakan hidup bersih dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Memakai lotion anti nyamuk dengan kandungan N-diethylmetatoluamide yang secara umum efektif untuk menghindari penyakit demam berdarah, namun penggunaan lotion anti nyamuk tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak dibawah usia dua tahun.

Cara pencegahan demam berdarah selanjutnya adalah memasang kawat anti nyamuk pada bagian ventilasi rumah. Membersihkan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk, dengan menutup penampungan air sebab berpotensi menjadi rumah jentik nyamuk. Terakhir, membasmi nyamuk menggunakan Fogging atau pengasapan sebagai langkah sterilisasi lingkungan dan menghambat populasi nyamuk, fogging diklaim cukup efektif dalam menghambat jentik nyamuk untuk berkembang biak.

Untuk mencegah terjadinya penyakit DBD pada anak, dapat melakukan beberapa tindakan seperti menganjurkan anak-anak memakai kemeja lengan panjang, memakai kaos kaki ketika hendak pergi ke luar rumah. Batasi juga jumlah waktu bermain diluar rumah pada siang hari, terutama pada waktu pagi dan sore saat nyamuk Aedes sedang aktif.

Pastikan tidak memberikan ruang untuk nyamuk berkembang biak, sebaiknya hindari genangan air yang terdapat pada ban bekas, tempurung kelapa yang terbuka, barang-barang bekas, dan lakukan pengurasan bak mandi secara rutin.

Pemberian Vaksin DBD

Saat ini terdapat vaksin untuk mencegah demam berdarah dengue pada anak. Sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan di beberapa negara, vaksin tersebut diyakini dapat digunakan. Namun, terdapat beberapa faktor yang masih menjadi fokus perhatian, seperti harga vaksin yang masih belum menjangkau seluruh kalangan masyarakat.

Akan tetapi, Ikatan Dokter Anak Indonesia sudah mengikutsertakan dalam rekomendasi jadwal imunisasi anak sebagai salah satu cara pencegahan menghindari demam berdarah dengue.

Artikel lainnya:

Leave a Comment